Postingan

Pertemuan 2 Psikologi Umum ll

Nurul Sahhidayana  2110321005 Perspektif Biologis Dalam Psikologis  A. Neuron dan Saraf  sel yang berperan dalam pembentuk  jaringan saraf yaitu neuron (sel saraf) dan sel penunjang (neuroglia/sel glia).  Neuron merupakan salah satu pembawa pesan tubuh yang berarti mereka memiliki struktur yang sangat khusus.Neuron merupakan bagian terbesar dari otak tetapi bukan satu-satunya sel yang mempengaruhi pemikiran, pembelajaran, ingatan, persepsi kita, dan semua aspek yang berhubungan dengan kehidupan lainnya. Sel saraf (neuron) berfungsi mengantarkan dan memproses informasi, serta menjalankan fungsi  sistem saraf seperti mengingat, berfikir, dan mengontrol semua aktivitas tubuh.  Neuron terdiri dari 3 bagian utama yaitu : 1. Dendrit Dendrit melekat pada tubuh sel atau soma, yang merupakan bagian dari sel yang mengandung nukleus dan membuat seluruh sel tetap hidup dan berfungsi. Dendrit bertugas sebagai penerima informasi atau rangsangan dari sel lain (Cic...

Pertemuan 15 Psikologi Umum

Nurul Sahhidayana (2110321005)  Psikologi Gestalt dan Kognitif Aliran Psikologi Gestalt Gestalt adalah sebuah teori yang menjelaskan proses persepsi melalui pengorganisasian komponen-komponen sensasi yang memiliki hubungan, pola, ataupun kemiripan menjadi kesatuan. Teori gestalt beroposisi terhadap teori strukturalisme. Teori gestalt cenderung berupaya mengurangi pembagian sensasi menjadi bagian-bagian kecil. Teori ini dibangun oleh tiga orang, Kurt Koffka, Max Wertheimer, and Wolfgang Köhler. Mereka menyimpulkan bahwa seseorang cenderung mempersepsikan apa yang terlihat dari lingkungannya sebagai kesatuan yang utuh. Anteseden Psikologi Gestalt Immanuel Kant (1724-1804) Percaya bahwa pengalaman cious adalah hasil dari interaksi antara stimulasi sensorik dan tindakan faculties of the mind. Maksudnya , pikiran menambahkan seseuatu untuk pengalaman sadar.  Kant dan Gestaltist percaya bahwa pengalaman sadar Tidak dapat dikurangi menjadi stimulasi sensorik, dan Bagi keduanya, peng...

Pertemuan 14 Psikologi Umum

 Nurul Sahhidayana (2110321005)  Humanistik Humanistik adalah aliran dalam psikologi yang muncul tahun 1950an sebagai reaksi terhadap behaviorisme dan psikoanalisis. Aliran ini secara eksplisit memberikan perhatian pada dimensi manusia dari psikologi dan konteks manusia dalam pengembangan teori psikologis. Psikologi humanistik atau disebut juga dengan nama psikologi kemanusiaan adalah suatu pendekatan yang multifaset terhadap pengalaman dan tingkah laku manusia, yang memusatkan perhatian pada keunikan dan aktualisasi diri manusia. Pada awal pertengahan abad ke 20, pendekatan psikoanalisis dan behaviorism di psikologi Behaviorism dan Psikoanalisis pada tahun tersebut terlihat sebagai sesuatu yang tidak lengkap atau menyimpang. Yang dibutuhkan adalah pandangan baru tentang psikologi, yang tidak menekankan pikiran atau tubuh, tetapi jiwa manusia. Tokoh-tokoh pada masa Humanistik 1.Abraham Maslow Abraham Maslow berpendapat bahwa terdapat hierarki kebutuhan (The Hierarchy of Needs)...

Pertemuan 13 Psikologi umum

 Nurul Sahhidayana (2110321005) Psikoanalis  Teori psikoanalisis merupakan teori yang berusaha untuk menjelaskan tentang hakikat dan perkembangan kepribadian manusia. Unsur-unsur yang diutamakan dalam teori ini adalah motivasi, emosi dan aspek-aspek internal lainnya.Teori ini mengasumsikan bahwa kepribadian berkembang ketika terjadi konflik-konflik dari aspek-aspek psikologis tersebut, yang pada umumnya terjadi pada anak-anak atau usia dini. Psikoanalisis memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada pendidikan. Sigmund Freud Sigmund freud adalah orang pertama yang memunculkan istilah psikoanalisis. Psikolog asal Australia ini lahir pada 6 mei 1856, merupakan putra dari pasangan Amaliza dan Jacob Freud. Ia wafat pada usia 83 tahun di London, 23 september 1939. Dan terkenal karena mengembangkan psikologi kepribadian dan teori psikoanalisis pikiran manusia. Karyanya yaitu: 1.Study tentang histeri 2.Penafsiran mimpi 3.Karangan tentang teori seksulitas 4.Pengantar pada psikoanalisis...

Pertemuan 12 Psikologi umum

Behaviorisme  Behaviorisme merupakan salah satu aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek-aspek mental. Dengan kata lain, behaviorisme tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar. Peristiwa belajar ssemat-mata melatih refleks-refleks sedemikian rupa sehingga menjadi kebiasaan yang dikuasai individu. Dalam konsep behaviorisme, perilaku manusa merupakan hasil belajar, sehingga dapat diubah dengan memanipulasi dan mengkreasi kondisi-kondisi belajar.  Teori belajar behaviorisme sangat menekankan parilaku atau tingakh laku yang dapat diamati. Teori-teori dalam rumpun ini sangat bersifat molekular, karena memandanng kehidupan individu terdiri atas unsur-unsur seperti halnya molekul-molekul. Edward Lee Thorndike Dasar dari belajar adalah Trial dan Error atau secara aslinya disebut learning by selecting and connecting. Dari hasil pengamatannya, Thorndike sampai pada kesimpulan bahwa h...

Pertemuan 11 materi materi 10 psikologi umum

Nurul Sahhidayana (2110321005) Pengaruh Darwin dan Perkembangan Tes Mental  Pengaruh Darwin  1. Teori evolusi sebelum Charles Darwin  Darwin adalah orang yang melakukan penelitian untuk meyakinkan bahwa evolusi benar terjadi. Pada abad ke-18 beberapa para ahli mendalilkan teori evolusi, diantaranya adalah kakek dari Charles Darwin yaitu Erasmus Darwin yang percaya bahwa satu spesies dapat berubah secara bertahap menjadi yang lain. Jadi para ahli  sebelum Charles darwin ini memiliki pandangan bahwa  bentuk kehidupan tidak berubah atau esensialisme. pengaruh-pengaruh yang  membuat para naturalis berfokus pada keanekaragaman spesies, lalu pada awal abad ke-19 Jean Baptiste Lamarcl mengajukan teorinya mengenai transmutasi  spesies. Teori ini merupakan teori evolusi pertama yang ilmiah.  2. Charles Darwin (1809–1882) Dari buku-buku Darwin, yang paling berhubungan langsung dengan psikologi adalah The Expression of the Emotions dalam Man and Animals (187...

Pertemuan 10 Psikologi Umum

Nurul Sahhidayana (2110321005)  Fungsionalisme Amerika  Fungsionalisme adalah Fungsionalisme adalah orientasi dalam psikologi yang menekankan pada proses mental dan menghargai manfaat psikologi serta mempelajari fungsi-fungsi kesadaran dalam menjembatani antara kebutuhan manusia dan lingkungannya. Maksudnya, fungsionalisme memandang bahwa masyarakat adalah sebuah sistem dari beberapa bagian yang saling berhubungan satu sama lain dan tak bisa dipahami secara terpisah. Fungsionalisme adalah sebuah studi tentang operasi mental, mempelajari fungsi-fungsi kesadaran dalam menjembatani antara kebutuhan manusia dan lingkungannya. Fungsionalisme menekankan pada totalitas dalam hubungan pikiran and perilaku. Dengan demikian, hubungan antar manusia dengan lingkungannya merupakan bentuk manifestasi dari pikiran dan perilaku.  Sejarah Fungsionalisme  orang terdahulu beranggapan bahwa U.S Psychology (fungsionalisme) tidak mendapatkan eksistensinya. Namun, pada kongres internasiona...